🚦 Rakernis Ditlantas Polda Jambi 2026: Genjot Digitalisasi Layanan dan Penegakan Hukum yang Lebih Humanis

Oleh admin • 29 Jul 2026, 17:50 WIB • 31 Views

🚦 Rakernis Ditlantas Polda Jambi 2026: Genjot Digitalisasi Layanan dan Penegakan Hukum yang Lebih Humanis

 

menaramedia.com, JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas resmi menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026, Selasa (28/07/2026). Forum strategis ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi kinerja, dan merancang langkah nyata mewujudkan transformasi Polri yang Presisi serta mendukung Asta Cita pemerintahan.

Turut hadir mewakili jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Batang Hari, Kasat Lantas Polres Batang Hari AKP Agung Prasetyo beserta Kanit Turjawali IPDA Benny Tri Lesmana. Keduanya hadir untuk menyerap arahan sekaligus membawa pembaruan bagi pelayanan lalu lintas di daerah.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar menegaskan agar Rakernis ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial semata. Menurutnya, forum ini wajib melahirkan rumusan, rekomendasi, dan langkah tindak lanjut yang konkret demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Digitalisasi layanan Polantas harus benar-benar menjadi sarana nyata untuk meningkatkan pelayanan, memperkuat penegakan hukum, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Jangan sampai berhenti di wacana, tapi harus terasa dampaknya langsung oleh warga,” tegas Kapolda.

Melalui keterangan Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Kapolda juga mengingatkan seluruh jajaran lalu lintas mulai dari tingkat daerah hingga satuan wilayah agar terus menjaga standar pelayanan yang prima. Penegakan hukum harus tetap berjalan secara profesional, objektif, dan berkeadilan, seiring dengan optimalisasi pemanfaatan data dan teknologi.

Tak hanya soal teknologi, pendekatan humanis juga menjadi poin utama yang ditekankan. Jajaran diminta giat membangun budaya tertib berlalu lintas lewat edukasi yang akrab dan persuasif, serta memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan di lapangan.

“Harapannya, dari Rakernis ini tercipta kesamaan langkah dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan lalu lintas yang makin modern, transparan, responsif, dan manusiawi. Kemajuan teknologi harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM serta kerja sama yang solid dengan semua pihak,” jelas Kombes Erlan.

Digitalisasi sendiri disebut sebagai pilar utama transformasi Polri Presisi. Inovasi yang dikembangkan harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat saat ini: layanan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Di satu sisi pelayanan makin canggih dan mudah diakses, di sisi lain penegakan hukum tetap tegas namun berkeadilan. Sehingga kehadiran Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan sekadar ada di jalan,” pungkasnya.

(Arif)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top