Presiden Prabowo Subianto resmi melantik enam pejabat baru dalam reshuffle Kabinet Merah Putih
menaramedia.com Presiden Prabowo Subianto resmi melantik enam pejabat baru dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (27/4/2026) di Istana Kepresidenan Jakarta. Ini menjadi reshuffle kelima sejak ia menjabat pada Oktober 2024, menandai langkah strategis memperkuat komunikasi, pangan, dan lingkungan hidup.
📌 Fakta Utama Pelantikan
– Tanggal & Lokasi: Senin, 27 April 2026, Istana Kepresidenan Jakarta.
– Jumlah Pejabat Dilantik: 6 orang.
– Reshuffle ke-5 sejak Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.
👥 Daftar Pejabat Baru
| Nama | Jabatan Baru | Jabatan Sebelumnya:
| Mohammad Jumhur Hidayat | Menteri Lingkungan Hidup & Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup | Aktivis buruh, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq |
| Hanif Faisol Nurofiq | Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan | Menteri Lingkungan Hidup |
| Dudung Abdurachman | Kepala Staf Kepresidenan (KSP) | Mantan KSAD, menggantikan Muhammad Qodari |
| Muhammad Qodari | Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) | Kepala Staf Kepresidenan |
| Hasan Nasbi | Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi | Konsultan politik |
| Abdul Kadir Karding | Kepala Badan Karantina Indonesia | Politisi, menggantikan Sahat Manaor Panggabean.
Dimulai pukul 15.00 WIB dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
– Pembacaan Keppres: Keputusan Presiden Nomor 51 P Tahun 2026.
– Sumpah Jabatan: Dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, keenam pejabat mengucapkan sumpah setia pada UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan.
🔎 Makna Reshuffle
– Tidak ada pejabat yang keluar total dari kabinet. Sebagian hanya digeser ke posisi baru.
– Fokus utama: memperkuat sektor lingkungan hidup, pangan, komunikasi, dan karantina.
– Pesan politik: menunjukkan fleksibilitas dan konsolidasi pemerintahan Merah Putih.
“Reshuffle Kelima, Prabowo Segarkan Kabinet Merah Putih: Jumhur Menteri LH, Dudung KSP, Qodari Pimpin Bakom”
Pelantikan ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo menjaga ritme pemerintahan tetap solid. Dengan wajah baru di posisi strategis, Kabinet Merah Putih diharapkan lebih gesit menjawab tantangan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (red)***

Komentar (0)