Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas di Polres Batanghari: Satukan Solidaritas, Wujudkan Daerah Aman dan Super Tangguh
menaramedia.com, BATANG HARI – Halaman Lapangan Laghwa Wicaksana Markas Komando Polres Batanghari berubah menjadi lautan putih kebersamaan, Kamis (4/6/2026). Kapolres Batanghari, AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., memimpin directly Apel Kebangsaan Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Momen akbar ini menjadi bukti nyata kekuatan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif dan damai.
Bukan sekadar seremonial rutin, apel ini merupakan deklarasi kuat sekaligus penegasan komitmen bersama untuk menjaga Kabupaten Batang Hari tetap aman, sejahtera, dan yang paling utama—Super Tangguh, sejalan dengan program unggulan pemerintah daerah.
Apel besar ini dihadiri langsung oleh jajaran pucuk pimpinan tertinggi daerah. Tampak hadir Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief, S.E, Wakil Bupati H. Bakhtiar, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Komandan Polsek dan jajarannya.
Tak hanya itu, barisan kekuatan masyarakat juga turut ambil bagian, di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan organisasi kemasyarakatan, organisasi mahasiswa, personel TNI, Satpol PP, hingga ribuan anggota Sabuk Kamtibmas yang menjadi garda terdepan di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam amanat yang dibacakan Kapolres, ditegaskan satu poin utama: keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya ditopang oleh kekuatan Polri dan TNI semata. Dibutuhkan dukungan, keterlibatan, dan sinergi erat dari seluruh elemen bangsa. Melalui wadah Sabuk Kamtibmas ini, kekuatan warga, pemuka agama, pemuda, dan aparat negara harus disatukan menjadi satu kekuatan besar yang peka, sigap, dan siap menjaga lingkungan masing-masing.
Langkah ini dinilai sangat relevan dan mendukung penuh visi besar “Batang Hari Super Tangguh” yang digagas Bupati. Visi ini telah mengubah pola pikir keamanan di daerah ini: aman bukan lagi dimaknai sekadar bebas dari tindak kejahatan, tapi menciptakan suasana nyaman, damai, harmonis, dan membuat setiap warga bangga tinggal di lingkungannya sendiri.
Di Batang Hari Super Tangguh, warga aktif menjaga lingkungan. Konflik-konflik kecil diselesaikan dengan jalan musyawarah, dan kepercayaan antara masyarakat dengan aparat terus kita bangun serta tumbuhkan. Kalau satu kampung bisa tangguh, maka seluruh Batang Hari pasti bisa. Inilah bukti nyata Sabuk Kamtibmas yang hidup, tumbuh, dan berakar kuat di tengah masyarakat,” tegas AKBP Arya Tesa Brahmana dalam amanatnya.
Di hadapan ribuan peserta apel, Kapolres mengingatkan kembali pesan bijak yang menjadi landasan kerja sama: “Kawan hilang bisa dicari, uang hilang bisa diganti, tapi kepercayaan yang hilang sangat sulit dicari gantinya.” Oleh sebab itu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat adalah aset mahal, bahkan tak ternilai harganya, yang wajib dijaga sepenuh hati.
Mewakili pimpinan daerah, Bupati M. Fadhil Arief memberikan arahan tegas kepada seluruh aparat yang bertugas agar memegang teguh tiga prinsip utama:
1. Jaga Netralitas dan Integritas, jangan sampai sikap dan tindakan tergerus oleh kepentingan kelompok atau golongan tertentu.
2. Layani Masyarakat dengan Hati, berikan pelayanan yang manusiawi, bukan hanya sekadar berpegang pada prosedur baku yang kaku.
3. Tingkatkan Patroli dan Deteksi Dini, cegah segala bentuk gangguan jauh sebelum hal itu terjadi dan membesar.
Sementara itu, pesan khusus disampaikan untuk seluruh anggota Sabuk Kamtibmas dan masyarakat luas agar terus memperkokoh persatuan:
1. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin indah selama ini.
2. Segera laporkan setiap potensi gangguan keamanan sejak dini agar cepat ditangani bersama.
3. Jangan biarkan provokasi dan berita bohong (hoaks) memecah belah keharmonisan kita.
4. Ingat selalu: Batang Hari Tangguh karena Masyarakatnya Bersatu.
Di penghujung kegiatan, ditekankan pula bahwa kesehatan fisik, kesehatan hati, dan kesehatan pikiran adalah modal utama dalam menjalankan tugas pengamanan. Dengan fisik yang kuat, hati yang tenang, dan pikiran yang jernih, cita-cita mewujudkan situasi aman dan damai pasti tercapai.
“Arya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan semangat seluruh peserta apel. Mari kita jaga amanah ini bersama-sama. Kita pasti bisa membuat Batang Hari tetap Aman, Sejahtera, dan Super Tangguh,”
Penulis: Arif|Sumber: Humas Polres Batanghari

Komentar (0)