Seminar Adat & pengukuhan Budaya Minangkabau di Batang Hari
menaramedia.com Muara Bulian, Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Kabupaten Batang Hari menggelar Seminar Adat dan Budaya Minangkabau pada Sabtu (25/4/2026) di Gedung Pemuda Muara Bulian. dengan antusiasme tinggi dari ratusan peserta.
Acara ini sebagai momentum penting dengan pengukuhan pengurus PBKM Batang Hari periode 2025–2029. Mengusung tema “Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang”, kegiatan menegaskan kembali peran perempuan Minangkabau sebagai pilar utama dalam sistem sosial berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Seminar menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha Thaib, MP, Yang Dipertuan Gadih Pagaruyung. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa Bundo Kanduang bukan sekadar simbol, melainkan pemimpin perempuan, pengayom, sekaligus mediator sosial yang menjaga marwah kaum dan kelestarian adat di tengah arus modernisasi.
> “Perempuan Minangkabau adalah limpapeh rumah gadang, tonggak utama dalam pendidikan, pembinaan moral, dan pelestarian budaya,” tegasnya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pengurus PBKM, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, hingga pemangku kepentingan di Kabupaten Batang Hari. Rangkaian acara meliputi prosesi adat, pengukuhan pengurus, seminar, dan diskusi interaktif yang berlangsung aktif hingga siang hari.
Melalui kegiatan ini, PBKM Batang Hari berharap dapat memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga identitas budaya Minangkabau sekaligus mempererat silaturahmi antar unsur masyarakat.
Seminar ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata memperkuat peran perempuan Minangkabau sebagai penjaga adat dan budaya di era modern.(ar)***

Komentar (0)