Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, secara resmi membuka Lomba Pacu Perahu sekaligus Festival Danau Letang

Oleh admin • 25 Sep 2026, 22:28 WIB • 398 Views

menaramedia.com, BATANG HARI, JAMBI — Jumat, 25 September 2026 — Tepian Danau Letang riuh dipenuhi semangat warga. Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, secara resmi membuka Lomba Pacu Perahu sekaligus Festival Danau Letang. Perhelatan akbar ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat 25 hingga Minggu 27 September 2026, dan langsung mencetak sejarah: diikuti 69 tim — jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan pacu perahu di Provinsi Jambi.

Ratusan atlet berkumpul dari berbagai daerah — Batang Hari, Muaro Jambi, Kota Jambi, Sarolangun, dan kabupaten lainnya — siap beradu kekuatan, kecepatan, serta kekompakan di permukaan air yang tenang namun penuh tantangan.

Hadir memeriahkan acara: Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi, Kepala Balai Benih Ikan Air Tawar Sungai Jambi, Kapolres Batang Hari yang diwakili Kapolsek Muara Bulian, unsur DPRD Batang Hari, Asisten I Setda, sejumlah kepala OPD, Ketua Umum KONI Batang Hari, Lurah Muara Bulian, para Ketua RT Perumnas, serta tamu undangan lainnya.

Mewakili Ketua PODSI Batang Hari, Arba’i menyampaikan dua tujuan besar gelaran ini: melestarikan warisan budaya sekaligus menjaring bibit atlet unggul untuk ditempa hingga ke kancah Porda, Porprov, bahkan kejuaraan nasional.

“Nama Batang Hari sudah dikenal di peta dayung Indonesia — baik pelatihnya maupun atletnya. Lewat festival ini, kami ingin terus melahirkan wajah-wajah baru yang akan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus doa tulus atas ketidakhadiran Ketua PODSI Batang Hari, Mawardi, yang sedang berduka karena berpulangnya saudara kandung Nya di medan.

“Semoga Pak Mawardi senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi masa duka ini,” tutur Arba’i.

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pemangku kepentingan yang mewujudkan gelaran perdana ini.

“Terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menghidupkan Festival Danau Letang. Semoga berjalan lancar dan kelak menjadi agenda tahunan yang menetap, masuk dalam kalender resmi budaya dan olahraga Batang Hari,” tegasnya.

Lebih dari sekadar lomba, Bupati membayangkan Danau Letang kelak menjadi ruang tumbuh generasi muda — tempat mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesenian Universitas Jambi mengasah bakat sekaligus mengabdi pada daerahnya.

“Tempat ini akan menjadi ladang praktik, tempat menempa generasi yang tangguh. Pacu perahu mengajarkan satu kebenaran: orang tangguh itu selalu optimis, berprasangka baik, dan yakin Tuhan akan mengubah takdir seiring usaha yang sungguh-sungguh,” pesannya menggema di tengah lapangan.

Usai membuka perlombaan, Bupati Fadhil bersama Kapolsek, Ketua KONI Batang Hari, serta sejumlah kepala OPD mengitari Danau Letang menggunakan perahu yang dikawal Polairud Polda Jambi. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan 20.000 ekor bibit ikan, sebelum Bupati secara resmi mengibarkan bendera tanda dimulainya perlombaan pacu perahu.

Selain adu kecepatan di atas air, festival ini juga menampilkan kemeriahan lomba mewarnai, penampilan seni dan musik, hingga stan UMKM Kuliner Nusantara. Budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif menyatu, menciptakan suasana yang hangat dan merakyat.

Dengan rekor keikutsertaan yang memecahkan catatan sebelumnya, Festival Danau Letang bukan sekadar ajang hiburan — melainkan babak baru Batang Hari mengokohkan diri sebagai pusat pengembangan dayung sekaligus pelestari budaya yang kian dicintai seantero Jambi.

(Arif)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top