Unjuk Rasa PT BSU Berjalan Damai, Wakapolres Batang Hari Terapkan Pengamanan Humanis
menaramedia.com, BATANG HARI – Serikat Pekerja Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPP-SPSI) PT Berkat Sawit Utama (BSU) menggelar aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres Batang Hari, Kamis (27/8/2026). Berbeda dari biasanya, pengamanan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis — Polres Batang Hari tidak hanya fokus pengamanan, tapi juga membuka ruang dialog terbuka dengan para peserta aksi.
Dipimpin Langsung Wakapolres, 100 Personel Dikerahkan
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Batang Hari Kompol Roslinda RM, S.Pd., bersama Pejabat Utama Polres Batang Hari dan 100 anggota lainnya yang dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berjumlah sekitar 200 orang.
Di tengah cuaca panas terik yang diselimuti kabut asap, tampak Pak Guntur memimpin unjuk rasa dan berdialog hangat dengan Wakapolres. Bahkan, anggota kepolisian dengan sigap membagikan air minum dan masker kepada para peserta aksi demi menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak bersahabat tersebut.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan hak masyarakat dan pekerja BSU dalam menyampaikan aspirasi tetap dilindungi,” tegas Kompol Roslinda di hadapan para peserta aksi.
📢 “Kami Butuh Kepastian, Bukan Janji Lagi”
Dalam aksinya, para buruh menyampaikan sejumlah tuntutan melalui spanduk dan orasi yang disuarakan lantang. Inti tuntutan mereka begitu jelas: memohon kepastian nasib pekerjaan dan menolak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.
Kami ingin tetap bekerja, jangan di-PHK. Berharap perusahaan dapat memberikan kepastian dengan nasib seluruh pekerja karyawan. Kami butuh kepastian, bukan janji,” ujar salah satu orator mewakili rekan-rekannya.
Dialog Berlanjut ke Ruang Media Center, Suasana Tetap Kondusif
Setelah mendengarkan aspirasi di lokasi, Kabag Operasi mengundang Pak Guntur beserta pengurus lainnya masuk ke ruangan Media Center untuk memediasi permasalahan secara lebih mendalam. Wakapolres pun mendampingi proses mediasi tersebut guna memastikan semua pihak dapat berbicara secara setara dan terbuka.
Seluruh rangkaian aksi unjuk rasa berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga tuntas.
✅ Bukti Nyata Pendekatan Humanis Polri
Keberhasilan pengamanan dan dialog hari ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan humanis yang diterapkan Polres Batang Hari mampu menciptakan ruang dialog dan mediasi yang sehat antara Polri dan masyarakat. Alih-alih berkonfrontasi, kepolisian justru hadir sebagai fasilitator yang melindungi hak berpendapat sekaligus menjaga ketertiban umum secara berimbang.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa ketika polisi hadir dengan sikap terbuka dan mendengar aspirasi masyarakat, maka ketenangan dan solusi bersama dapat tercapai tanpa kekerasan.
Penulis: Arif|Sumber: Liputan Langsung Polres Batang Hari

Komentar (0)